Batukaras, 1 Agustus 2026
Dalam upaya meningkatkan akses informasi pariwisata sekaligus mendukung promosi destinasi lokal, Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Tahun 2026 resmi meluncurkan Peta Wisata Desa Batukaras pada 31 Juli 2026. Peta wisata ini diharapkan menjadi media informasi yang memudahkan wisatawan dalam menemukan berbagai destinasi unggulan sekaligus memperkuat daya tarik Desa Batukaras sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pangandaran.
Peta wisata tersebut memuat informasi mengenai berbagai objek wisata yang tersebar di Desa Batukaras, mulai dari Green Canyon, Body Rafting, Situs Sembah Agung, Situ Cisamping, Ekowisata Mangrove, Banana Boat Batukaras, Batukaras Surf Spot, Pantai Batu Nunggul, Batukaras Information Center, Pantai Batukaras, Jetski Batukaras Official, Lagoon Santi Lake, dan Jembatan Sodongkopo. Selain itu, peta juga dilengkapi dengan ciri khas atau kegiatan yang dilakukan oleh warga di desa sehari-hari.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim KKN-PPM UGM 2026 dengan Pemerintah Desa Batukaras sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata berbasis informasi. Penyusunan peta dilakukan melalui proses observasi lapangan, pendataan lokasi wisata, koordinasi bersama pemerintah desa, serta penyesuaian informasi agar sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.
Pemerintah Desa Batukaras turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Tim KKN-PPM UGM 2026. Kehadiran peta wisata dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat promosi desa serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi bagi wisatawan yang datangke Batukaras.
Melalui peluncuran Peta Wisata Desa Batukaras, diharapkan informasi mengenai berbagai destinasi wisata dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada masyarakat luas. Inisiatif ini juga menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, sehingga potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal Desa Batukaras dapat semakin dikenal serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Penulis: Adinda Dewi Maharani
Sumber Poto: Tim KKN-PPM UGM 2026